0 Poin
Tunda Hubungan Seksual

Tunda Hubungan Seksual Saat Alami Ini

Berhubungan intim memiliki banyak manfaat bagi kesehatan Anda. Namun jika hubungan intim ini dilakukan dengan benar dan di waktu yang tepat. Ada beberapa kondisi yang tidak memungkinkan Anda dan pasangan melakukan hubungan intim. Jika Anda mengalami hal-hal ini sebaiknya tunda dulu untuk berhubungan intim:

Pap smear

Ketika Anda merencanakan pap smear atau pemeriksaan untuk mendeteksi kanker serviks sebaiknya tunda dulu berhubungan seksual. Karena berhubungan seksual dapat mengiritasi kulit leher rahim dan jaringan. Serta sperma yang keluar di dalam vagina dapat mengurangi sensitivitas pap smear.

Perdarahan atau nyeri vagina

Bercak atau perdarahan yang terjadi di masa ovulasi adalah hal yang normal terjadi. Namun, jika hal tersebut terjadi di luar masa ovulasi Anda harus waspada. Karena kondisi ini bisa menandakan adanya masalah kesehatan seperti kanker serviks. Sedangkan nyeri vagina bisa disebabkan oleh vagina kering, eksim hingga kesehatan yang kurang fit. Selama Anda mengalami hal ini ada baiknya tidak melakukan hubungan intim terlebih dahulu.

Setelah melahirkan

Pasca melahirkan wanita akan mengalami masa nifas hingga 40 hari ke depan. Selama itu, wanita akan mengeluarkan darah dari vagina. Selain itu, bagi wanita yang melahirkan melalui proses persalinan normal, cenderung mengalami robekan pada vagina dan lecet area labia. Untuk itu, hubungan seksual sebaiknya dilakukan setelah 40 hari dan menunggu hingga luka tersebut pulih.

Masalah pencernaan

Perlu diketahui bahwa berhubungan seksual saat mengalami masalah pencernaan ternyata dapat meningkatkan risiko infeksi saluran kandung kemih. Selain itu, penetrasi saat berhubungan intim dapat memungkinkan penis mengenai rektum dan guncangan pada kegiatan seksual ini pun membuat perut Anda tidak nyaman.

Kehamilan dengan komplikasi

Berhubungan intim saat hamil masih dianjurkan namun dengan kondisi kehamilan yang sehat. Saat kehamilan mengalami komplikasi sebaiknya tunda dulu berhubungan intim. Komplikasi ini meliputi plasenta previa dan risiko persalinan prematur.

Jika Anda mengalami hal-hal berikut, sebaiknya tunda hubungan seksual dengan pasangan Anda atau konsultasikan dengan dokter di YesDok.

YesDok menyediakan dokter profesional yang memungkinkan Anda berkonsultasi dari mana saja dan kapan saja. Konsultasi keluhan mengenai masalah kesehatan Anda dengan dokter spesialis di aplikasi YesDok.

(Foto: the mirror)

BAGIKAN KE MEDIA SOSIAL

YesDok adalah layanan ehealth yang terjangkau dengan platform mobile yang mudah digunakan dan tangguh. Menembus 17.504 pulau dan 260 juta pengguna di Indonesia.

DMCA.com Protection Status

   

INDONESIA
SINGAPORE
YesDok Pte. Ltd.
LAYANAN PENGADUAN KONSUMEN
  Customer Service :
help@yesdok.com
 
Direktorat Jendral Perlindungan Konsumen dan Tertib Niaga-Kementerian Perdagangan RI
: +6285311111010
KONTAK
  Corporate Info :
info@yesdok.com
PANDUAN
FOLLOW US
   

COPYRIGHT ©2023 ALL RIGHTS RESERVED BY YesDok