0 Poin

#keracunan

Artikel Terbaru

Perlukah Anda Mencuci Buah dan Sayuran?

Food and Drug Administration (FDA) memperkirakan, bahwa sekitar 48 juta orang setiap tahunnya jatuh sakit karena mengonsumsi makanan yang terkontaminasi. Wabah penyakit akibat makanan yang terkontaminasi telah terjadi, karena ditemukan bakteri pada melon, selada, tomat, dan bayam. Tak main-main, mengonsumsi makanan yang telah terkontaminasi bahkan bisa membawa seseorang menjalani rawat inap di rumah sakit.

Cegah Keracunan, Ini Dosis Vitamin D Untuk Tubuh

World Helath Organization (WHO), menyampaikan rata-rata kadar vitamin D penduduk Indonesia cukup rendah yakni 17,2. Padahal, kadar normal vitamin D dalam itu antara 30-60 nanogram per millimeter. Namun, bukan berarti tiap hari Anda harus mengonsumsi suplemen vitamin D. Anda tetap dianjurkan untuk mengonsumsi vitamin D sesuai dengan kebutuhan tubuh.

Makanan Terbaik untuk Dikonsumsi Usai Mengalami Keracunan Makanan

Pernahkah Anda mengalami keracunan makanan? Biasanya usai mengalami keracunan makanan, kita menjadi kehilangan nafsu makan dan kesulitan menemukan makanan apa yang terbaik untuk dimakan.

Keracunan Air atau Terlalu Banyak Minum Air, Bisakah Itu Terjadi?

Setiap sel dalam tubuh kita membutuhkan air agar dapat berfungsi dengan baik. Namun, minum terlalu banyak air dapat menyebabkan keracunan air dan konsekuensi kesehatan yang serius. 

Makanan untuk Redakan Gejala Keracunan Makanan

Makanan yang perlu dikonsumsi setelah seseorang alami keracunan umumnya adalah makanan halus yang tidak mengiritasi lapisan perut. 

Penyebab Perut Terasa Kencang dan Cara Mengatasinya

Perasaan kencang pada perut Anda biasanya merupakan gejala yang disebabkan oleh kondisi yang mendasarinya. Sensasi ini bukanlah gangguan atau penyakit tertentu.

Meringankan Gejala Keracunan Makanan Dengan Makanan dan Minuman Ini

Keracunan makanan adalah kondisi ketika Anda mengonsumsi makanan dan minuman yang sudah terkontaminasi oleh bakteri atau virus.

Penyebab Perut Kencang dan Cara Mengatasinya

Perasaan tegang atau kencang di perut seseorang biasanya disebabkan oleh masalah pencernaan atau hormonal. Sensasinya sering kali hilang dengan sendirinya, tetapi juga bisa menandakan masalah kesehatan yang mendasarinya.

Aspirasi Mekonium, Penyebab Bayi Keracunan Air Ketuban

Pernah dengar bayi yang keracunan air ketuban? Mungkin banyak yang menanyakan bagaimana bayi dalam kandungan mengalami kerucunan air ketuban dan apa penyebab. Lalu berbahayakah bayi yang keracunan air ketuban?

Asupan yang Baik Dikonsumsi Ketika Anda Keracunan Makanan

Keracunan makanan adalah penyakit yang disebabkan oleh konsumsi air terkontaminasi atau makanan yang mengandung bakteri infeksi, virus, parasit atau racun. Gejala-gejala  keracunan biasanya seperti diare, kembung atau muntah mulai dalam beberapa jam.

Ini Pengobatan Alami untuk Gejala Keracunan Makanan

Keracunan makanan menjadi masalah yang bisa dialami oleh banyak orang. Biasanya hal ini terjadi sesuai seseorang memakan makanan yang kotor, tercemar, atau kedaluwarsa.

Keracunan Makanan? Ini Solusinya!

Keracunan makanan adalah penyakit yang terjadi saat mengonsumsi bahan makanan yang terkontaminasi. Bisa disebabkan karena makanan yang basi atau telah terkontaminasi dengan bakteri dan kuman.

4 Makanan Ini Rentan Membuat Anda Keracunan

Banyak orang yang pernah mengalami dirinya keracunan makanan. Saat seseorang mengalami kejadian ini, ia akan mengalami sejumlah gejala, sepeti mual, muntah, demam ringan, lemas, sakit kepala, kram perut, hilang nafsu makan, dan tentunya diare.

YesDok adalah layanan ehealth yang terjangkau dengan platform mobile yang mudah digunakan dan tangguh. Menembus 17.504 pulau dan 260 juta pengguna di Indonesia.

DMCA.com Protection Status

   

KONTAK
  Corporate Info :
info@yesdok.com
  Customer Service :
help@yesdok.com
PANDUAN
FOLLOW US
   

COPYRIGHT ©2021 ALL RIGHTS RESERVED BY YesDok