0 Poin

#asma

Artikel Terbaru

Hindari 3 Hal Ini Jika Anda Punya Riwayat Asma

Banyak orang memiliki riwayat penyakit asma. Asma bisa menyebabkan seseorang mengalami sederetan gejala, seperti mengi, sesak dada, penyempitan atau penyumbatan jalan pernapasan, batuk, dan sesak napas. Serangan asma bisa berlangsung ringan hingga parah, sehingga Anda sebisa mungkin tidak boleh menyepelekannya.

Waspada, Penyakit Anak Di Musim Pancaroba

Melihat anak sakit adalah hal yang paling menyiksa dan tidak ada yang menginginkan hal tersebut. Para orang tua harus tetap waspada apalagi jika tengah memasuki musim pancaroba yang rawan penyakit untuk anak-anak yang rentan terhadap penyakit.

Apakah Kelembapan Dapat Berpengaruh Pada Gejala Asma?

Banyak penderita asma yang menemukan bahwa cuaca lembab dapat membuat gejala mereka semakin memburuk.

Penyebab Umum Napas Terasa Berat

Napas berat adalah kondisi yang normal terjadi setelah seseorang melakukan aktivitas fisik. Namun, terkadang pernapasan yang berat membuat setiap napas untuk sulit ditarik. 

Waspada Gejala Asma Dapat Kambuh Akibat Udara Dingin

Asma dapat menyebabkan timbulnya peradangan pada saluran pernapasan sehingga membuat seseorang kesulitan untuk bernapas. Beberapa faktor tertentu dapat menyebabkan kambuhnya gejala asma seperti cuaca dingin. 

3 Kondisi Ini Dapat Menyebabkan Batuk Kering

Batuk adalah refleks alami yang dilakukan tubuh untuk membersihkan tenggorokan dan paru-paru dari iritasi. Batuk kering sesekali mungkin hal biasa, namun jika batuk kering terjadi secara terus-menerus, maka ini bisa menjadi pertanda kondisi yang serius.

Apakah Magnesium Sulfat Efektif Mengatasi Serangan Asma?

Asma merupakan penyakit paru jangka panjang yang membutuhkan perawatan yang intensif. Apabila gejala sudah termasuk sangat parah dan tidak mampu merespon obat-obatan lainnya, dokter dapat menyarankan Anda untuk mengonsumsi magnesium sulfat.

Studi: Kualitas Udara yang Buruk Bisa Sebabkan Asma dan Obesitas pada Anak

Sebuah studi baru menemukan paparan polusi udara tingkat tinggi dapat membuat anak-anak mengalami obesitas dan menempatkan mereka pada risiko asma yang lebih besar.

Mengenal Donor Plasma Konvalesen Untuk Covid-19

Donor plasma konvalesen merupakan salah satu metode imunisasi pasif yang dilakukan dengan memberikan plasma orang yang telah sembuh dari Covid-19 kepada pasien Covid-19 yang sedang dirawat. Tujuannya sebagai terapi tambahan Covid-19 dengan mengajak orang yang telah sembuh dari Covid-19 untuk menjadi pendonor plasma.

Jenis Beras yang Aman Dikonsumsi Penderita Diabetes

Kandungan karbohidrat pada suatu makanan dapat memengaruhi kadar gula darah. Salah satunya adalah nasi sebagai makanan pokok orang Indonesia. Penderita diabetes dianjurkan untuk mengurangi nasi putih dan mengonsumsi jenis beras lainnya.

Penyebab Anda Sulit Menarik Napas

Napas berat adalah kondisi yang normal setelah melakukan aktivitas fisik. Namun, terkadang pernapasan yang berat dapat membuat setiap napas sulit ditarik. Berbagai kondisi kesehatan yang berbeda bisa menyebabkan gejala tersebut.

Apakah Asma Hanya Bersifat Genetik?

Asma bersifat genetik, meski tidak semua kasus asma yang dialami seseorang diturunkan dari anggota keluarganya. Asma memiliki berbagai penyebab dan faktor risiko. Ini merupakan kondisi penyakit paru-paru kronis yang menyebabkan peradangan pada saluran udara. Peradangan ini menyebabkan saluran udara membengkak dan menjadi lebih sensitif. Kondisi ini kemudian mengakibatkan mengi dan sesak dada.

Studi: Mampukah Inhaler Asma Mengurangi Risiko Rawat Inap Pasien Covid-19?

Lonjakan kasus pasien Covid-19 terjadi di beberapa daerah, sehingga sulit untuk mengesampingkan masalah ini. Ilmuwan dan profesional medis terus mencari cara dan sarana berbeda untuk mengatasi situasi ini, sementara pihak berwenang menekankan perlunya mengikuti semua tindakan Covid-19 sesuai anjuran WHO.
 
Di sisi lain, sebuah penelitian mengungkapkan bahwa inhaler medis yang digunakan oleh pasien asma dapat mengurangi replikasi SARS-CoV-2 di sel paru-paru dan membatasi risiko rawat inap pada pasien Covid-19.
 
Menurut studi yang dilakukan oleh University of Oxford tersebut, obat yang biasa digunakan untuk mengobati asma tersebut dapat membantu mempercepat proses pemulihan pada pasien Covid-19. Studi yang diterbitkan dalam jurnal Lancet menemukan bahwa glukokortikoid inhalasi dapat mengurangi risiko Covid-19 parah dan risiko rawat inap di antara orang yang terinfeksi infeksi SARs-COV-2.
 
Penelitian sebelumnya yang serupa juga menunjukkan bahwa pasien dengan asma dan penyakit paru obstruktif kronik (PPOK) yang sama cenderung tidak perlu dirawat di rumah sakit.

Mampukah obat pada inhaler, budesonide yang dihirup memastikan periode pemulihan yang lebih singkat? Studi Lancet tersebut melibatkan 146 peserta dari Inggris, setengah di antaranya diminta menggunakan inhaler dengan budesonide dan menerima perawatan Covid-19.
 
Tim peneliti menemukan bahwa budesonide yang dihirup, ketika diberikan dalam dosis yang diatur dan untuk waktu yang singkat, dapat efektif dalam mengobati Covid-19  yang parah dan juga dapat memastikan periode pemulihan yang lebih singkat.
 
Selain itu, ditemukan bahwa durasi demam pada pasien Covid-19 jauh lebih rendah pada kelompok yang menerima budesonide dibandingkan dengan mereka yang hanya terbatas pada kelompok perawatan biasa.
 
Pasien yang menerima budesonide inhalasi melaporkan lebih sedikit tanda-tanda gejala Covid-19 yang persisten setelah 14 hari.

Cara Mengelola Gejala Asma

Asma adalah kondisi dimana saluran pernapasan menyempit dan membengkak sehingga menghasilkan lendir yang berlebihan. Hal tersebut dapat menimbulkan beberapa gejala serius seperti batuk-batuk dan sesak napas. 

Mengenal Terapi Plasma Konvalesen

Plasma konvalesen adalah plasma darah dari pasien yang telah sembuh/penyintas Covid-19. Plasma darah pasien penyintas ini mengandung antibodi atau kekebalan tubuh terhadap Covid-19. 

Ini Alasan Orang dengan Asma Berisiko Lebih TInggi Terkena Flu

Asma dan influenza atau flu adalah dua jenis penyakit pada saluran pernapasan yang paling sering dialami jutaan orang di seluruh dunia. 

Ini Penyebab dan Faktor Risiko Asma pada Anak

Asma merupakan penyakit kronis yang bisa menyebabkan peradangan dan penyempitan saluran udara di paru-paru. Ini bisa menyebabkan mengi, dada sesak, sesak napas, hingga batuk.

Gejala Asma yang Kambuh Akibat Olahraga

Banyak penderita asma memerhatikan gejala mereka semakin memburuk setiap kali mereka melakukan latihan fisik terutama saat cuaca dingin. 

Muat Lebih

YesDok adalah layanan ehealth yang terjangkau dengan platform mobile yang mudah digunakan dan tangguh. Menembus 17.504 pulau dan 260 juta pengguna di Indonesia.

DMCA.com Protection Status

   

KONTAK
  Corporate Info :
info@yesdok.com
  Customer Service :
help@yesdok.com
PANDUAN
FOLLOW US
   

COPYRIGHT ©2021 ALL RIGHTS RESERVED BY YesDok