0 Poin
Pelindung leher

Studi: Pelindung Leher Tidak Efektif Cegah Covid-19, Benarkah?

Mengenakan masker di muka umum adalah salah satu cara yang bisa kita lakukan untuk mencegah penularan Covid-19. Berbagai cara dilakukan dalam berinovasi mengenakan masker di ruang publik seperti menggunakan buff atau pelindung leher, bandana, scarf dan sejenisnya. Tapi apakah hal ini mencaji lebih baik?

Sebuah studi baru-baru ini yang dilakukan oleh para peneliti di Duke University menguji 14 variasi masker yang umum digunakan seperti masker bedah tiga lapis, masker kapas buatan sendiri, bandana, dan buff untuk upaya memperlambat penyebaran tetesan virus tersebut. Peneliti menggunakan tes sederhana untuk menentukan seberapa baik setiap masker bekerja, mengulangi percobaan 10 kali, mengukur tetesan yang disebarkan oleh satu pemakainya selama percakapan normal, dengan pemakainya berbicara ke arah sinar laser yang diperluas di dalam selungkup gelap. Kemudian, algoritma komputer digunakan untuk menghitung tetesan dalam video.

“Studi ini dimaksudkan sebagai demonstrasi teknik untuk menguji keefektifan diantara masker, bukan sebagai studi sistematis dari pembenaran masker,” kata penulis studi Martin Fischer.

“Penting untuk diingat  penelitian ini dirancang untuk mengevaluasi metode sederhana untuk menguji seberapa baik masker bekerja,”asisten profesor di Sekolah Kesehatan Masyarakat di Universitas Nevada Las Vegas, Brian Labus menambahkan pernyataan Fischer.

Sebagai bagian dari evaluasi itu, mereka melakukan tes kasar pada beberapa masker, dan sekarang mereka memiliki metode yang dapat beralih ke pengujian ketat pada masker yang berbeda.

 Hasilnya menunjukkan bahwa masker bedah tiga lapis dan masker kapas paling efektif mencegah penyebaran tetesan, sementara pelindung leher dan bandana tidak banyak membantu menghentikan penyebaran tetesan. Faktanya, dalam studi, pelindung leher selama pengujian benar-benar memisahkan tetesan yang lebih besar menjadi tetesan yang lebih kecil, hal ini memungkinkannya menyebar lebih mudah.

Tapi itu tidak berarti memakai buff lebih buruk, itu jelas lebih baik daripada tidak sama sekali. Menurut Fischer Anda dapat menggandakan lapisannya sehingga hasilnya kemungkinan akan berbeda.

Saat mengenakan masker, Anda harus memastikannya pas dan menutupi mulut dan hidung dengan baik. Baik Association of American Medical Colleges (AAMC) dan Pusat Pengendalian Penyakit (CDC) Amerika memiliki pedoman yang berguna tentang cara memakai masker dengan benar. AAMC menyarankan bahwa masker kain harus memiliki setidaknya dua lapisan bila perlu.

Meskipun tidak mengherankan bahwa beberapa masker memiliki kinerja lebih baik daripada yang lain, perlu ada pengujian yang jauh lebih ketat sebelum rekomendasi dapat diberikan tentang jenis masker yang akan dipakai, dan mana yang harus bijak dipilih. Jadi, hasilnya bukan berarti Anda harus berhenti menggunakan masker.

“Tetaplah ikuti protocol kesehatan. Hindari kerumunan jika keluar rumah. Gunakan masker berlapis jika bisa. Pakai apa saja dalam keadaan darurat,” Labus menambahkan.

(Foto: believeintherun)

BAGIKAN KE MEDIA SOSIAL

YesDok adalah layanan ehealth yang terjangkau dengan platform mobile yang mudah digunakan dan tangguh. Menembus 17.504 pulau dan 260 juta pengguna di Indonesia.

DMCA.com Protection Status

HUBUNGI KAMI

   

KONTAK
  Corporate Info :
info@yesdok.com
  Customer Service :
help@yesdok.com
FOLLOW US
   

COPYRIGHT ©2020 ALL RIGHTS RESERVED BY YesDok