0 Poin
Rokok dan Dampaknya pada Kesehatan Anak

Rokok dan Dampaknya pada Kesehatan Anak

Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat persentase perokok usia ≥15 tahun di Indonesia pada tahun 2019 sebanyak 29.03%, 2020 sebanyak 28,69%, dan pada tahun 2021 sebanyak 28,96%.

Asap tembakau dari rokok tidak hanya merugikan bagi sang perokok (perokok aktif), namun juga dapat membahayakan bagi orang disekelilingnya (perokok pasif), terutama anak-anak. World Health Organization (WHO) menyebutkan tembakau membunuh setidaknya delapan juta orang per tahun, dengan 7 juta kematian terjadi pada perokok atau pengguna langsung tembakau, sedangkan 1 juta kematian terjadi akibat dampak tidak langsung asap tembakau pada orang disekitarnya. 

Sebatang rokok mengandung 4000 senyawa kimia, 400 zat berbahaya, dan 43 zat penyebab kanker (karsinogenik). Merokok tidak hanya menyebabkan penyakit pernapasan (seperti penyakit paru obstruktif kronik (PPOK), bronkitis, emfisema, asma, dan kanker paru) namun juga bisa menyebabkan banyak penyakit serius lainnya seperti jantung, diabetes, bahkan kanker.

Anak-anak yang terpapar rokok sangat berisiko terhadap berbagai penyakit berbahaya. Senyawa kimia pada asap rokok dapat memengaruhi pengaturan pusat bernapas bayi di otak sehingga dapat meningkatkan risiko SIDS (Sudden Infant Death Syndrome) atau kematian mendadak. 

Berbagai penelitian melaporkan anak yang terpapar asap rokok lebih rentan sakit seperti infeksi telinga, pneumonia, bronkitis, maupun asma. Serangan asma berat maupun pneumonia pada anak merupakan penyakit serius yang dapat mengancam nyawa. 

Gangguan perilaku pada anak seperti hiperaktif atau Attention Deficit Hyperactivity Disorder (ADHD) juga dilaporkan lebih sering terjadi pada anak yang terpapar asap rokok.

Tidak hanya perokok pasif atau second-hand smoker yang menghirup langsung asap rokok yang dirugikan, perokok pihak ketiga atau third-hand smoker yang menghirup asap rokok yang menempel di benda sekitar (seperti rambut, baju, dinding, dan karpet) juga sangat dirugikan. 

Partikel asap rokok yang berukuran kecil dapat menempel di permukaan benda sekitar dan menyebabkan gangguan pada orang atau anak yang terpapar. Oleh karena itu, dengan dalih “kan merokoknya di luar rumah”, tidak lagi relevan dalam mencegah bahaya rokok. 

Penelitian mengungkapkan anak merupakan kelompok yang paling rentan terhadap third-hand smoker karena anak sering memasukkan tangan ke dalam mulut sebelum mencuci tangan setelah menyentuh benda disekitarnya, laju pernapasan anak lebih cepat dari dewasa sehingga partikel yang terhirup lebih banyak, serta permukaan kulit yang lebih tipis dari dewasa memudahkan kontaminasi dari partikel yang menempel.

Berbeda dengan anak usia kecil, kelompok anak usia remaja rentan terhadap perilaku merokok aktif. Badan pusat statistik Indonesia melaporkan persentase perokok usia ≤18 tahun setiap tahunnya tidak mengalami penurunan bermakna, yaitu pada tahun 2019 sebesar 3,87%, tahun 2020 3,81%, dan 2021 sebanyak 3,69%. Remaja laki-laki lebih banyak merokok dibandingkan perempuan. 

Beberapa faktor yang menyebabkan perilaku merokok pada remaja antara lain faktor sosial (efek media massa, pergaulan, dan mencontoh orang tua yang juga perokok), faktor biologis (ketergantungan terhadap nikotin lebih mudah terjadi pada usia remaja), kesehatan mental (depresi, stress, dan cemas), kepercayaan diri, serta status ekonomi. 

Saat ini, dengan makin maraknya penggunaan electronic cigarettes atau biasa disebut dengan vape (dari kata vaporizer), walaupun risiko terhadap residu tembakau berkurang, namun kandungan zat kimia berbahaya dan nikotin juga dapat menyebabkan gangguan kesehatan serta ketergantungan nikotin. 

(foto: verywell mind)

BAGIKAN KE MEDIA SOSIAL

YesDok adalah layanan ehealth yang terjangkau dengan platform mobile yang mudah digunakan dan tangguh. Menembus 17.504 pulau dan 260 juta pengguna di Indonesia.

DMCA.com Protection Status

   

INDONESIA
SINGAPORE
YesDok Pte. Ltd.
LAYANAN PENGADUAN KONSUMEN
  Customer Service :
help@yesdok.com
 
Direktorat Jendral Perlindungan Konsumen dan Tertib Niaga-Kementerian Perdagangan RI
: +6285311111010
KONTAK
  Corporate Info :
info@yesdok.com
PANDUAN
FOLLOW US
   

COPYRIGHT ©2023 ALL RIGHTS RESERVED BY YesDok