0 Poin
bayi tidur

Penyebab Bayi Tidur dengan Mulut Menganga

Melihat bayi tidur adalah hal yang menggemaskan. Ketika si kecil tertidur pulas, Anda bisa memeriksa kesehatan fisik jika saat terbangun Anda tidak bisa melakukannya. Salah satu yang sangat terlihat saat memerhatikan si kecil adalah mulut yang terbuka atau menganga.

Saat si kecil tertidur dengan mulut yang terbuka, itu menandakan bahwa ia bernapas melalui mulutnya, bukan dengan hidung sebagaimana mestinya bernapas. Bernapas melalui mulut tidak berbahaya jika hal tersebut tidak terjadi berkali-kali. Namun jika si kecil sering tertidur dengan mulut menganga bisa jadi telah terjadi gangguan kesehatan pada si kecil.

Penyebab bayi tidur dengan mulut menganga adalah:

Penumpukan lendir

Hidung yang mampet akibat tertutup lendir yang menumpuk atau kotoran hidung. Penumpukan lendir atau kotoran hidung menyumbat saluran pernapasan sehingga si kecil tidur dengan mulut yang terbuka untuk bernapas.

Sleep apnea

Sleep apnea biasanya disebabkan oleh pembengkakan tonsil atau adenoid. Kondisi ini juga menghambat saluran pernapasan. Bayi yang mengalami sleep apnea biasanya memiliki ciri tidur dengan ngorok atau mendengkur. Serta tidur yang gelisah, bernapas lewat mulut dan napas yang tidak teratur.

Deviasi septum

Deviasi septum merupakan kondisi dimana dinding tipis antara hidung kanan dan kiri berada tidak tepat di tengah sehingga anak sulit bernapas menggunakan hidung. Perkembangan septum yang menyimpang ini dapat terjadi selama janin dalam kandungan, sehingga menyebabkan beberapa bayi lahir dengan kondisi tersebut.

Alergi

Ketika bayi mengembangkan alergi maka produksi lendir yang dihasilkan akan berlebihan. Kemudian lendir yang berlebihan tersebut dapat menyumbat saluran hidung. Proses pernapasan yang terganggu ini mendorong si kecil membuka mulut untuk mendapatkan oksigen.

Kebiasaan

Tidur dengan membuka mulut bisa menjadi kebiasaan pada bayi yang pernah mengalami gangguan pernapasan. Hal tersebut membuat si kecil terus menerus tidur dengan posisi mulut mangap.

(Foto: newborn baby)

BAGIKAN KE MEDIA SOSIAL

YesDok adalah layanan ehealth yang terjangkau dengan platform mobile yang mudah digunakan dan tangguh. Menembus 17.504 pulau dan 260 juta pengguna di Indonesia.

DMCA.com Protection Status

HUBUNGI KAMI

   

KONTAK
  Corporate Info :
info@yesdok.com
  Customer Service :
help@yesdok.com
FOLLOW US
   

COPYRIGHT ©2021 ALL RIGHTS RESERVED BY YesDok