0 Poin
obat kolesterol

Peneliti Temukan Manfaat Obat Kolesterol untuk Turunkan Infeksi COVID-19

Sebuah studi baru mengungkapkan bahwa obat kolesterol dapat membantu menurunkan jumlah infeksi COVID-19.

Para peneliti baru-baru ini menemukan penemuan baru tentang obat yang terutama dikembangkan untuk mengobati kolesterol tinggi. Fenofibrate adalah obat oral yang telah ada sejak tahun 1975, biasanya diberikan untuk menurunkan kadar zat lemak dalam darah.

Menurut tim peneliti yang dipimpin oleh Universitas Birmingham dan Universitas Keele di Inggris dan Institut Ilmiah San Raffaele di Italia, fenofibrate berpotensi mengurangi efek virus corona baru pada tubuh manusia.

Setelah menguji obat tersebut, mereka menemukan bahwa bentuk aktifnya, yang disebut asam fenofibrat, dapat secara signifikan mengurangi infeksi SARS-CoV-2 pada sel manusia di laboratorium. 

Dalam studi mereka, yang diterbitkan dalam jurnal Frontiers of Pharmacology, mereka menunjukkan bahwa obat tersebut dapat menyebabkan infeksi hingga 70%.

Temuan itu cukup mengejutkan karena mereka mampu mencapai hasil yang menguntungkan dengan menggunakan dosis klinis standar obat, yang berarti konsentrasi fenofibrate yang digunakan dalam penelitian ini dianggap aman untuk digunakan dalam pengaturan non-laboratorium.

Para peneliti awalnya melakukan penelitian terhadap obat-obatan yang ada untuk mengetahui apakah mereka dapat digunakan dalam mengatasi pandemi global. Mereka menguji panel obat ini, dan salah satunya adalah fenofibrate. 

Tujuan utama mereka saat itu adalah menemukan obat dari panel yang mampu mengganggu interaksi ACE2 dan Spike.

Setelah memperhatikan potensi fenofibrate dalam mengganggu interaksi, mereka melanjutkan penelitian dengan menguji dampak obat pada sel manusia yang terinfeksi strain asli virus SARS-CoV-2. 

Eksperimen tersebut menghasilkan penemuan kemampuan obat tersebut dalam mengurangi infeksi COVID-19 hingga 70%.

Meskipun tidak ditunjukkan dalam versi penelitian mereka yang dipublikasikan, para peneliti melakukan uji fenofibrate terhadap varian virus COVID-19 yang lebih baru, termasuk varian alfa dan beta. 

Mereka juga mengungkapkan bahwa mereka akan melihat kemanjuran obat kolesterol pada varian delta yang saat ini menyebabkan masalah di berbagai belahan dunia.

BAGIKAN KE MEDIA SOSIAL

YesDok adalah layanan ehealth yang terjangkau dengan platform mobile yang mudah digunakan dan tangguh. Menembus 17.504 pulau dan 260 juta pengguna di Indonesia.

DMCA.com Protection Status

   

KONTAK
  Corporate Info :
info@yesdok.com
  Customer Service :
help@yesdok.com
PANDUAN
FOLLOW US
   

COPYRIGHT ©2022 ALL RIGHTS RESERVED BY YesDok