0 Poin
Social distancing

Mutasi Virus Corona Ditemukan di Indonesia, Menyebar Lebih Cepat

Malaysia mengumumkan bahwa mereka telah menemukan mutasi yang terjadi pada SARS-CoV-2 pada bulan Agustus yang lalu. Mutasi yang disebut D614G membuatnya 10 kali lebih menular.

Mutasi D614G membuat lebih banyak lagi salinan virus yang ada di pernapasan. Selain itu virus akan menyebar lebih cepat jika dibandingkan dengan jenis lainnya. Dan mutasi serupa ternyata juga ditemukan di Indonesia.

Temuan ini diperoleh Kelompok Penelitian Virus Corona dan Formula Vaksin dari Professor Nidom Foundation (PMF). Mereka telah menganalisis data sekuens genom virus corona di Global Initiative on Sharing All Influenze Data.

Mereka menyebutkan bahwa jenis mutasi D614G ditemukan sudah ada di Indonesia sejak dimulainya wabah SARS-CoV-2. Diperkirakan sudah ada di Tanah Air sejak bulan Maret 2020 yang lalu.

Hal yang sama juga diamini oleh Wakil Direktur Lembaga Biologi Molekular (LBM), Eijkman Herawati Sudoyo. Menurutnya, mutasi dari virus yang disebut D614G memang sudah ada di Indonesia.

Namun Hera mengatakan, masih diperlukan lebih banyak penelitian untuk menemukan apakan mutasi ini menjadi salah satu penyebab meningkatnya angka kasus Covid19 yang terjadi di Indonesia.

Untuk itu, masyarakat diimbau tetap waspada akan paparan virus corona ini. Selalu mencuci tangan, mengenakan masker dan selalu taati imbauan untuk melakukan social distancing.

BAGIKAN KE MEDIA SOSIAL

YesDok adalah layanan ehealth yang terjangkau dengan platform mobile yang mudah digunakan dan tangguh. Menembus 17.504 pulau dan 260 juta pengguna di Indonesia.

DMCA.com Protection Status

   

KONTAK
  Corporate Info :
info@yesdok.com
  Customer Service :
help@yesdok.com
PANDUAN
FOLLOW US
   

COPYRIGHT ©2022 ALL RIGHTS RESERVED BY YesDok