0 Poin
happy

Mental yang Sehat Berikan Dampak Positif pada Kesehatan Jantung

The American Heart Association (AHA) merilis laporan bahwa kesehatan mental merupakan komponen penting untuk kesehatan jantung, pencegahan dan pengobatan penyakit kardiovaskular, dan kesejahteraan secara keseluruhan.

Pada 2019, data National Institute of Mental Health menunjukkan bahwa hampir 51,5 juta orang dewasa di Amerika Serikat memiliki beberapa bentuk kondisi kesehatan mental.

Ketika pandemi COVID-19 merebak, Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit (CDC) memperkirakan bahwa pada akhir Juni 2020, 40% orang dewasa memiliki kondisi kesehatan mental atau gangguan penggunaan zat.

Bahkan ketika dokter melakukan pekerjaan yang sangat baik dalam memusatkan perhatian pada kondisi fisik pasien mereka, mereka terkadang tanpa disadari mengabaikan kesehatan psikologis.

Meskipun demikian, para profesional perawatan kesehatan semakin mengakui hubungan antara kesehatan mental dan kesejahteraan fisik. Hal ini dapat menghasilkan strategi pengobatan dan pencegahan yang lebih efektif yang berfokus pada pasien secara keseluruhan.

Untuk mengatasi masalah ini, AHA menerbitkan pernyataan ilmiah di jurnal Circulation.

Pernyataan ini merupakan evaluasi dan ringkasan dari 128 studi yang berkaitan dengan hubungan antara kesehatan psikologis dan kesehatan jantung.

Penulis pernyataan tersebut memulai penyelidikan mereka dengan melihat kesehatan psikologis negatif dan hubungannya dengan penyakit kardiovaskular. Ini termasuk melihat penelitian stres kronis dan traumatis, kemarahan dan permusuhan, kecemasan, depresi, dan pesimisme.

Analisis data keseluruhan menunjukkan peningkatan penyimpangan detak jantung, pembacaan tekanan darah, penanda inflamasi, dan berkurangnya aliran darah ke jantung atau dengan kondisi kesehatan mental.

Orang dengan kondisi kesehatan mental atau sifat terkait juga lebih mungkin mengalami penyakit kardiovaskular, diabetes tipe 2, tekanan darah tinggi, kadar kolesterol tinggi, dan masalah terkait berat badan.

Selain itu, penulis menemukan bahwa orang-orang ini lebih cenderung terlibat dalam perilaku yang memengaruhi kesehatan, seperti merokok, tidak aktif bergerak, makan makanan yang tidak sehat, dan tidak mengonsumsi obat sesuai resep.

Tim AHA juga meninjau sejumlah studi tentang bagaimana faktor psikologis positif memengaruhi kesehatan jantung.

Peserta penelitian yang melaporkan optimisme yang lebih besar, rasa tujuan, kebahagiaan, perhatian, kepuasan hidup, vitalitas emosional, kesejahteraan dan rasa syukur, dan ketahanan lebih kecil kemungkinannya untuk mengalami stroke dan penyakit kardiovaskular, dan mereka memiliki risiko kematian yang lebih rendah.

Secara khusus, orang-orang yang melaporkan status kesehatan mental yang positif cenderung memiliki tekanan darah yang lebih rendah, kontrol glukosa yang lebih baik, peradangan yang lebih sedikit, dan kolesterol yang lebih rendah.

Secara umum, peserta studi yang sehat secara mental lebih cenderung terlibat dalam perilaku yang bermanfaat, seperti memiliki tingkat aktivitas fisik yang lebih tinggi, mengadopsi kebiasaan makan yang sehat untuk jantung, mengikuti jadwal pengobatan, mengunjungi dokter secara teratur, dan tidak merokok.

(Foto: Freepik)

BAGIKAN KE MEDIA SOSIAL

YesDok adalah layanan ehealth yang terjangkau dengan platform mobile yang mudah digunakan dan tangguh. Menembus 17.504 pulau dan 260 juta pengguna di Indonesia.

DMCA.com Protection Status

   

INDONESIA
SINGAPORE
YesDok Pte. Ltd.
LAYANAN PENGADUAN KONSUMEN
  Customer Service :
help@yesdok.com
 
Direktorat Jendral Perlindungan Konsumen dan Tertib Niaga-Kementerian Perdagangan RI
: +6285311111010
KONTAK
  Corporate Info :
info@yesdok.com
PANDUAN
FOLLOW US
   

COPYRIGHT ©2022 ALL RIGHTS RESERVED BY YesDok