0 Poin
Tempe

Manfaat Tempe Bagi Proses Pemulihan yang Luar Biasa

Protein dikenal sebagai sarana pemulihan yang tepat setelah proses latihan yang berat. Protein dapat bersumber dari hewani seperti daging dan nabati yakni tumbuh-tumbuhan. Ketika pola vegetarian semakin marak, tempe kian populer sebagai alternatif protein bagi tubuh.

Sebuah penelitian dari Journal of Hypertension terhadap 41 makalah ilmiah yang diterbitkan sebelumnya menemukan banyak bukti bahwa konsumsi protein nabati yang lebih besar dikaitkan dengan penurunan angka tekanan darah yang cukup besar. Apalagi tempe sebagai protein yang tepat jika Anda vegetarian.

Tempe diproduksi saat kedelai utuh direndam, dimasak, dibiarkan berfermentasi, dan kemudian ditekan menjadi potongan yang gemuk dan sedikit berbumbu.

Yang paling menonjol dari pemecahan nutrisi tempe adalah kandungan proteinnya yang tinggi. 20 gram tempe mengandung 60 persen protein lebih banyak daripada yang Anda dapatkan dari tahu. Itulah mengapa tempe semakin menggoda untuk disajikan sebagai makanan pemulihan setelah bekerja keras.

Sebuah penyelidikan di American Journal of Clinical Nutrition menetapkan bahwa 30 gram protein adalah angka wajib untuk memaksimalkan sintesis protein otot. Jadi menyajikan seporsi tempe setelah sesi berkeringat sudah cukup untuk menyelesaikan pekerjaan sehubungan dengan memelihara dan membangun kembali serabut otot.

Tempe juga mengandung zat besi dalam jumlah yang cukup, mineral yang tujuan utamanya adalah membawa oksigen dalam hemoglobin sel darah merah ke seluruh tubuh, termasuk otot. Tempe memiliki kadar lemak yang lebih tinggi dari pada tahu, namun Anda tidak perlu khawatir. Lemak yang terdapat pada tempe adalah lemak tak jenuh yang sehat.

Para ahli menyarankan agar Anda memilih tempe dengan bahan yang polos dan sederhana. Kondisi ini mengisyaratkan nutrisinya tetap terjaga, serta jauh dari tambahan zat tak perlu.

Setelah Anda membuka kemasan, bungkus tempe rapat-rapat dan simpan di lemari es tidak lebih dari lima hari. Tapi bungkus tempe yang belum dibuka bisa bertahan beberapa bulan di lemari es atau freezer.

(Foto : pixabay)

BAGIKAN KE MEDIA SOSIAL

YesDok adalah layanan ehealth yang terjangkau dengan platform mobile yang mudah digunakan dan tangguh. Menembus 17.504 pulau dan 260 juta pengguna di Indonesia.

DMCA.com Protection Status

   

KONTAK
  Corporate Info :
info@yesdok.com
  Customer Service :
help@yesdok.com
PANDUAN
FOLLOW US
   

COPYRIGHT ©2022 ALL RIGHTS RESERVED BY YesDok