0 Poin
Ketahui Ciri-Ciri Hamil Anggur

Ketahui Ciri-Ciri Hamil Anggur

Kehamilan adalah hal yang ditunggu-tunggu oleh sebagian besar pasangan suami istri. Banyak tantangan yang harus dihadapi pada sebuah kehamilan. Seperti kelainan kehamilan yang salah satunya adalah hamil anggur atau mola hidatidosa. Hamil anggur dapat membuat siapapun kecewa karena seperti diberikan harapan palsu.

Hamil anggur adalah pembentukan plasenta yang tidak normal pada kehamilan. Kehamilan abnormal ini tidak berisikan janin tepai berupa jaringan menyerupai buah anggur. Hamil anggur juga bisa disebut dengan tumor non-kanker yang berkembang di rahim akibat kehamilan nonviable. Pada awal kehamilan, embrio atau jaringan plasenta bisa ada atau tidak. Namun sayangnya, jika ada embrio biasanya tidak akan bertahan lama.

Pada hamil anggur, kehamilan berjalan seperti pada umumnya dan terlihat normal. Setelah itu ada gejala yang berkembang diantaranya pendarahan vagina yang berwarna coklat gelap hingga merah terang pada trimester pertama. Gejala tersebut juga disertai dengan mual dan muntah. Berikut ciri-ciri hamil anggur yang wajib diketahui:

  1. Rasa nyeri pada tulang panggul
  2. Kista berbentuk anggur keluar dari vagina
  3. Menyebabkan mual dan muntah yang parah
  4. Pendarahan pada vagina di trimester awal
  5. Membesarnya ovarium dari kehamilan biasanya
  6. Mengalami anemia
  7. Terjadi hipertiroidisme
  8. Meningkatnya kadar HCG
  9. Tekanan darah tinggi atau preeklamsia
  10. Pertumbuhan uterus yang cepat

Penyebab terjadinya hamil anggur adalah kesalahan genetic selama pembuahan sel telur oleh sperma. Serta faktor kehamilan anggur ini meningkat pada wanita berusia sekitar 20 tahun dan 40 tahun. Memiliki riwayat hamil anggur sebelumnya, dan mengalami keguguran lebih dari dua kali.

Hamil anggur ini dibagi menjadi dua jenis kategori yakni hamil anggur lengkap dan hamil anggur parsial. Hamil anggur lengkap adalah jaringan yang membentuk plasenta tidak normal dan tidak ada embrio yang terbentuk. Sedangkan hamil anggur parsial adalah kondisi dimana plasenta berbentuk tidak normal bersama embrio.

Pada kasus kehamilan anggur ini, tumor harus segera diangkat untuk menghindari komplikasi. Untuk memperbaiki kondisi ini, umumnya dilakukan Tindakan kuret atau pengeluaran jaringan mola dari rahim. Pada wanita yang mengalami kehamilan anggur dan melakukan Tindakan kuret harus mendapatkan pengawasan medis secara rutin selama satu tahun untuk menghindari dampak komplikasi. 

(Foto: jojo maman bebe)

BAGIKAN KE MEDIA SOSIAL

YesDok adalah layanan ehealth yang terjangkau dengan platform mobile yang mudah digunakan dan tangguh. Menembus 17.504 pulau dan 260 juta pengguna di Indonesia.

DMCA.com Protection Status

   

KONTAK
  Corporate Info :
info@yesdok.com
  Customer Service :
help@yesdok.com
PANDUAN
FOLLOW US
   

COPYRIGHT ©2022 ALL RIGHTS RESERVED BY YesDok