0 Poin

Kenapa Sulit Mengontrol Lapar Usai Olahraga?

Olahraga di masa kini bukan lagi dianggap sebagai kebutuhan, melainkan gaya hidup. Banyak orang berlama-lama menghabiskan waktu untuk olahraga di luar ruangan bahkan di pusat kebugaran. Namun, setelah sesi aktivitas yang menguras keringat ini yang umumnya menyebabkan diri mudah merasa lapar.

Terkadang, rasa lapar yang muncul ini justru tak berbanding lurus dengan kalori yang dibakar. Lantas pernahkah Anda bertanya-tanya, mengapa diri sulit mengontrol rasa lapar usai aktivitas berat seperti olahraga? Apakah Anda coba menghitung kalori yang masuk dan keluar?

Sebagaimana dilansir Runners World, kiat paling mendasar adalah mempertimbangkan apa dan kapan Anda harus makan setelah berolahraga. Amat penting memilih makanan tepat usai berolahraga. Makanan dan camilan usai aktivitas berat tersebut harus terdiri dari karbohidrat dan banyak protein untuk mengisi kembali cadangan energi dan pemulihan otot Anda.
 
Beberapa studi juga menekankan perlunya memasukkan beberapa lemak sehat seperti yang ditemukan pada ikan-ikanan dan alpukat karena mampu membuat diri merasa cepat kenyang. Sedangkan makanan kaya protein dan karbohidrat dapat didapat pada roti gandum, telur, daging tanpa lemak.

Disarankan pula untuk makan sesegera mungkin setelah olahraga yang menguras fisik, setidaknya dalam 20 hingga 60 menit, jangan menunda lebih dari berjam-jam. Jika Anda merasa tidak bisa makan berat setelah berlari, cobalah meminum minuman nutrisi Anda dengan protein shake, tetapi usahakan untuk mengonsumsi karbohidrat dan protein segera usai latihan.

Tubuh manusia dirancang untuk mengekstrak nutrisi dari makanan dengan cepat dan efisien. Durasi olahraga yang berat dapat menyebabkan robekan mikro pada jaringan otot, sehingga protein diperlukan untuk membangunnya kembali. Lalu, karbohidrat sangat penting untuk mengisi kembali bahan bakar glikogen yang menjadi terkuras selama latihan.

Mengawali makan atau sarapan sebelum latihan dalam durasi yang lama juga membantu mengerem diri makan berlebihan setelahnya. “Cobalah menyantap sepotong roti gandum dengan selai kacang, kacang almond, energi bar, atau sereal gandum utuh sebelum olahraga,” peneliti menambahkan.

(Foto: dietdoctor)

BAGIKAN KE MEDIA SOSIAL

YesDok adalah layanan ehealth yang terjangkau dengan platform mobile yang mudah digunakan dan tangguh. Menembus 17.504 pulau dan 260 juta pengguna di Indonesia.

DMCA.com Protection Status

HUBUNGI KAMI

   

KONTAK
  Corporate Info :
info@yesdok.com
  Customer Service :
help@yesdok.com
FOLLOW US
   

COPYRIGHT ©2020 ALL RIGHTS RESERVED BY YesDok