0 Poin
Isolasi diri

Isolasi Diri Selama Wabah Coronavirus Memengaruhi Kesehatan Mental Anda

Pandemi Covid-19 masih sulit terkendali. Zona merah  yang kian bertambah, belum lagi petugas medis yang gugur. Tentu kita tidak dapat menutup mata terhadap masalah ini begitu saja.

Pusat Pengendalian Penyakit Amerika Serika (CDC) konsisten merekomendasikan tindakan jarak fisik di seluruh wilayah untuk memperlambat penyebaran COVID-19, akan tetapi hal itu berdampak pada kesehatan mental semua orang. Tapi bagaimana bisa isolasi memengaruhi mental Anda?

Sebuah studi baru-baru ini yang diterbitkan di Cambridge Open Engage coba mengumpulkan data yang dilaporkan sendiri tentang jumlah latihan, waktu layar, dan kesehatan mental dari lebih dari 3.000 fakultas, staf, mahasiswa, dan alumni Iowa State University yang berasal dari penjuru Amerika dari 3-7 April.

Hasil penelitian menunjukkan bahwa mereka yang biasa melaporkan jumlah aktivitas fisik yang direkomendasikan (150 menit aktivitas fisik sedang, 75 menit aktivitas berat, atau latihan kombinasi), kesulitan memenuhi ambang tersebut. “Mereka yang merasa kekurangan aktivitas fisik juga merasakan kesehatan mental yang terganggu,” kata asisten profesor dan direktur Laboratorium Kesejahteraan dan Latihan di Iowa State University, Jacob Meyer.

Amunizer

Peserta dalam penelitian ini yang mengisolasi diri melaporkan bahwa waktu berpaku pada layar gawai dan waktu duduk mereka rata-rata meningkat 20 hingga 30 persen. Banyak orang berada di dalam rumah selama pandemi virus corona untuk membantu memperlambat penyebaran, yang kemungkinan berarti waktu menonton yang lebih lama.

Mereka yang secara konsisten melaporkan waktu layar kurang dari delapan jam sehari (sebelum dan sesudah isolasi awal COVID) memiliki gejala depresi yang lebih rendah daripada 562 orang yang waktu layarnya berubah dari kurang dari delapan jam menjadi lebih dari delapan jam.

Meskipun temuan ini belum ditinjau penuh, hasilnya menunjukkan bahwa banyak orang menurunkan aktivitas fisik mereka dan meningkatkan waktu duduk dan layar mereka selama karantina awal COVID-19 di Amerika Serikat. Perubahan ini yang dikaitkan dengan kesehatan mental yang lebih buruk.

Jadi meskipun masa-masa sulit saat ini, jika Anda bisa, coba ganti beberapa waktu santai setiap hari dengan yoga, berjalan, peregangan sedikit setidaknya 150 menit aktivitas fisik sedang setiap minggu untuk membantu meningkatkan mental Anda.

“Temuan awal ini menunjukkan bahwa peningkatan upaya untuk mempertahankan aktivitas fisik dan membatasi waktu layar paku harus dilakukan,” Meyer menambahkan.

Amunizer
BAGIKAN KE MEDIA SOSIAL

YesDok adalah layanan ehealth yang terjangkau dengan platform mobile yang mudah digunakan dan tangguh. Menembus 17.504 pulau dan 260 juta pengguna di Indonesia.

DMCA.com Protection Status

HUBUNGI KAMI

   

KONTAK
  Corporate Info :
info@yesdok.com
  Customer Service :
help@yesdok.com
FOLLOW US
   

COPYRIGHT ©2020 ALL RIGHTS RESERVED BY YesDok