0 Poin
terlalu sering masturbasi

Hati-hati, Ini Dampaknya Terlalu Sering Masturbasi

Memuaskan diri sendiri melalui masturbasi adalah sesuatu yang normal. Bahkan disarankan oleh dokter untuk meningkatkan kesehatan secara keseluruhan. 

Sering kali, masturbasi adalah cara yang baik untuk meredakan perasaan seksual yang terpendam. Masalahnya, bagaimanapun, adalah ketika orang (baik pria maupun wanita) kecanduan dan mulai bergantung padanya untuk kesenangan.

Ini adalah tindakan yang menyenangkan, dan karena itu bisa menyebabkan kecanduan. Melakukannya lebih dari 3 hingga 4 kali seminggu bisa menjadi normal. Namun, jika ada dorongan untuk melakukan masturbasi beberapa kali setiap hari, inilah saatnya untuk khawatir. Berikut ini adalah efek samping jika Anda terlalu sering masturbasi:

Kecemasan: Masturbasi menempatkan orang pada posisi yang sangat nyaman dan oleh karena itu ketika memiliki pasangan, ada masalah kecemasan yang berkaitan dengan ukuran, stamina, dan cara untuk menyenangkan pasangan. 

Baik pria maupun wanita dengan kebiasaan masturbasi berlebihan ini dapat menghadapi kelelahan seksual dan infeksi genital berulang juga.

Kelelahan kronis: Masturbasi menginduksi produksi hormon steroid, kortisol. Hal ini meningkatkan laju metabolisme dan karena itu menyebabkan perasaan lelah.

Sakit punggung atau ketidaknyamanan: Masturbasi berlebihan mengurangi produksi oksitosin, DHEA, testosteron, dan DHT. Penipisan neurokimia ini memicu pelepasan hormon inflamasi prostaglandin E2, yang merupakan salah satu sumber nyeri punggung bawah.

Rasa tidak nyaman dan nyeri pada selangkangan dan/atau testis: Ada lingkaran antara kelenjar pituitari-adrenal-testis, yang bertanggung jawab untuk produksi oksitosin dan produksi testosteron. Ini memiliki sifat anti-inflamasi dan efek samping masturbasi yang berlebihan dapat mengurangi produksi ini. Hal ini menyebabkan nyeri pangkal paha yang dapat meluas ke testis dan berlanjut secara kronis.

Penyusutan penis: Ketika dimulai sejak awal kehidupan, jumlah hormon pertumbuhan dalam tubuh berkurang dengan masturbasi berlebihan. Hal ini menyebabkan jumlah hormon yang tidak memadai untuk penis tumbuh ke ukuran penuh, yang mengarah ke organ yang lebih kecil.

Ejakulasi dini: Sekali lagi karena efek masturbasi yang berlebihan, penurunan hormon termasuk testosteron dan neurotransmiter lain seperti dopamin dan serotonin menyebabkan sistem saraf parasimpatis lemah. Hasilnya adalah ereksi yang lebih lemah, kebocoran sperma, dan ejakulasi dini.

Rambut rontok: Reaksi hormon dan neurotransmitter juga menyebabkan tingginya kadar prolaktin dan DHEA dalam tubuh, yang menyebabkan efek samping rambut rontok.

Seperti yang terlihat dari atas, ada banyak efek samping dari masturbasi yang berlebihan dan lebih baik untuk mengobatinya sejak dini ketika Anda menyadari itu adalah masalah. 

Jika Anda ingin mendiskusikan masalah tertentu, Anda dapat berkonsultasi dengan dokter yang tersedia di aplikasi YesDok. Anda bisa dengan mudah berkonsultasi dari mana saja dan kapan saja.

BAGIKAN KE MEDIA SOSIAL

YesDok adalah layanan ehealth yang terjangkau dengan platform mobile yang mudah digunakan dan tangguh. Menembus 17.504 pulau dan 260 juta pengguna di Indonesia.

DMCA.com Protection Status

   

KONTAK
  Corporate Info :
info@yesdok.com
  Customer Service :
help@yesdok.com
PANDUAN
FOLLOW US
   

COPYRIGHT ©2022 ALL RIGHTS RESERVED BY YesDok