0 Poin
Gejala Varian omicron

Gejala Omicron Berbeda Dengan Varian Covid-19 Sebelumnya

Virus corona kembali bermutasi dan memunculkan varian baru yang disebut dengan Omicron. Omicron atau virus varian B.1.1.529 ini pertama kali ditemukan di benua Afrika pada akhir November lalu dan mulai terdeteksi di beberapa negara. WHO sendiri telah mengumumkan varian baru Omicron sebagai Variant of Concern.

Menurut beberapa penelitian, Omicron disebut dapat menularkan virus lebih cepat dan mematikan. Sementara untuk gejalanya yang perlu diketahui adalah gejala Omicron berbeda dengan gejala yang ditimbulkan dari varian Covid-19 sebelumnya. Menurut Angelique Coetzee, dokter pertama yang melaporkan gejala Omicron mengatakan bahwa gejala varian Omicron tidak biasa dan berbeda namun masih tergolong gejala ringan.

Adapun tanda gejala Omicron yakni pasien mengalami kelelahan hebat, denyut nadi sangat tinggi, namun tidak ada satupun yang mengalami anosmia atau kehilangan penciuman. Gejala yang dialami penderita Covid-19 varian Omicron sangat ringan. Dari semua pasien dengan gejala varian Omicron adalah pria sehat dengan keluhan merasa kelelahan yang hebat. Dan setengahnya dari mereka belum mendapatkan vaksinasi.

Meski diklaim dengan gejala yang ringan, dikhawatirkan varian ini menularkan pada lansia yang memiliki penyakit penyerta seperti diabetes, penyakit jantung dan lainnya. WHO mengatakan bahwa jalan untuk menekan angka penularan yakni dengan mempercepat vaksinasi. Serta meminta agar negara-negara untuk meningkatkan upaya pengawasan dan pengurutan untuk lebih memahami varian SARS-CoV-2 yang beredar.

Sementara sejauh ini di Indonesia belum menemukan adanya penularan dari varian baru virus Corona B.1.1.529 atau Omicron. Selain itu, setiap negara memastikan untuk lebih cepat dalam mengidentifikasi setiap varian baru virus Corona karena telah adanya laboratorium yang mumpuni.

(Foto: baamboozle)

BAGIKAN KE MEDIA SOSIAL

YesDok adalah layanan ehealth yang terjangkau dengan platform mobile yang mudah digunakan dan tangguh. Menembus 17.504 pulau dan 260 juta pengguna di Indonesia.

DMCA.com Protection Status

   

KONTAK
  Corporate Info :
info@yesdok.com
  Customer Service :
help@yesdok.com
PANDUAN
FOLLOW US
   

COPYRIGHT ©2022 ALL RIGHTS RESERVED BY YesDok