0 Poin
Sakit Gigi

Covid-19 Sebabkan Masalah Kesehatan Mulut?

Apakah Covid-19 memiliki efek pada masalah kesehatan gigi, gusi, dan rongga mulut?

Tidak banyak penelitian yang menunjukkan bahwa Covid-19 dapat menyebabkan masalah kesehatan mulut. Namun, satu studi di tahun 2021 menunjukkan bahwa kesehatan mulut yang buruk dapat berperan dalam penularan Covid-19.

Studi tersebut mencatat, bahwa mulut dapat bertindak sebagai titik masuk SARS-CoV-2, yakni virus penyebab Covid-19, untuk menginfeksi tubuh, karena sel-sel di lidah, gusi, dan gigi memiliki enzim pengubah angiotensin-2 (ACE2). Ini adalah reseptor protein yang memungkinkan virus memasuki sel tubuh. Pada orang-orang dengan kesehatan mulut yang buruk, kehadiran reseptor ACE2 tampak lebih tinggi. 

Sementara, studi lain mencatat bahwa mungkin ada hubungan antara penyakit gusi dan perubahan plak gigi dengan peningkatan risiko komplikasi dari Covid-19.

Bisakah Covid-19 menyebabkan gigi sensitif?

Sejauh ini belum ada penelitian yang menunjukkan bahwa ada hubungan langsung antara Covid-19 dan sensitivitas gigi. Seseorang dapat mengalami gigi sensitif ketika email, yang merupakan lapisan luar yang melindungi gigi, menjadi rusak atau melemah.

Covid-19 dan mulut kering

Mulut kering atau xerostomia terjadi ketika air liur tidak cukup untuk menjaga kelembapan mulut. Ketika tidak ada cukup air liur, makanan menjadi lebih sulit dipecah, sisa-sisa makanan juga akan lebih sulit dibersihkan dari rongga mulut, dan seseorang juga akan kesulitan dalam menelan makanan.

Mulut kering mungkin merupakan gejala awal dari Covid-19. Ini merupakan salah satu gejala Covid-19 paling umum yang menyerang mulut. Sebuah penelitian mengatakan bahwa mulut kering mungkin merupakan efek langsung dari virus SARS-CoV-2 yang menginfeksi dan merusak kelenjar ludah. Ini juga bisa terjadi akibat kebersihan mulut yang buruk atau sebagai efek samping dari pengobatan Covid-19.

Covid-19 dan sariawan

Seperti infeksi virus lainnya, infeksi Covid-19 juga merusak sistem kekebalan tubuh dan membuat seseorang lebih rentan mengalami berbagai masalah kesehatan lainnya. Beberapa kasus menunjukkan beberapa orang mengalami sariawan setelah sembuh dari Covid-19.

(Foto: enamordentistry.com)

BAGIKAN KE MEDIA SOSIAL

YesDok adalah layanan ehealth yang terjangkau dengan platform mobile yang mudah digunakan dan tangguh. Menembus 17.504 pulau dan 260 juta pengguna di Indonesia.

DMCA.com Protection Status

   

INDONESIA
SINGAPORE
YesDok Pte. Ltd.
LAYANAN PENGADUAN KONSUMEN
  Customer Service :
help@yesdok.com
 
Direktorat Jendral Perlindungan Konsumen dan Tertib Niaga-Kementerian Perdagangan RI
: +6285311111010
KONTAK
  Corporate Info :
info@yesdok.com
PANDUAN
FOLLOW US
   

COPYRIGHT ©2022 ALL RIGHTS RESERVED BY YesDok