0 Poin
hepatitis akut

Cara Mencegah Hepatitis Akut Pada Anak

Beberapa waktu belakangan ini, dunia kembali dihebohkan dengan munculnya kasus hepatitis akut yang menyerang anak-anak berusia 11 bulan-5 tahun di Eropa, Amerika dan Asia. Hepatitis akut ini belum diketahui penyebabnya sejak 15 April 2022 dan Badan Kesehatan Dunia (WHO) menyatakan Kejadian Luar Biasa (KLB). 

Melansir dari Kemenkes, sejak di laporkan sebagai Kejadian Luar Biasa (KLB) kasusnya terus meningkat menjadi 169 kasus per 21 April 2022. Di Jakarta sendiri telah dilaporkan tiga pasien anak di RSUPN Dr. Cipto Mangunkusumo meninggal dunia diduga Hepatitis Akut yang belum diketahui penyebabnya. 

Gejala yang ditemukan pada pasien Hepatitis Akut yang belum diketahui penyebabnya ini adalah mual, muntah, diare berat, demam, kuning, kejang dan penurunan kesadaran. Saat ini, Kementerian Kesehatan RI sedang berupaya untuk melakukan investigasi penyebab kejadian hepatitis akut ini melalui pemeriksaan panel virus secara lengkap. Dinas kesehatan Provinsi DKI Jakarta sedang melakukan penyelidikan epidemiologi lebih lanjut.

Pada umumnya, hepatitis akut ini disebabkan oleh infeksi virus dan non-infeksi yang meliputi kebiasaan minum alkohol, autoimun dan gangguan organ. Namun, Penyebab dari penyakit tersebut masih belum diketahui.Pemeriksaan laboratorium diluar negeri telah dilakukan dan virus hepatitis tipe A, B, C, D dan E tidak ditemukan sebagai penyebab dari penyakit tersebut. Adenovirus terdeteksi pada 74 kasus di luar negeri yang setelah dilakukan tes molekuler, teridentifikasi sebagai F type 41. SARS-CoV-2 ditemukan pada 20 kasus, sedangkan 19 kasus terdeteksi adanya ko-infeksi SARS-CoV-2 dan adenovirus. 

Sebagai Langkah pencegahan penyakit ini, Kemenkes RI memiliki beberapa cara yang wajib dilakukan. Diantaranya memastikan makanan dalam keadaan matang dan bersih. Tidak memakai alat makan bersamaan atau bergantian, mencuci tangan, menghindari kontak dengan orang terdekat yang sakit dan menerapkan protokol kesehatan.

Hepatitis akut sendiri merupakan kondisi peradangan liver atau cedera hati yang berlangsung kurang dari enam bulan. Hepatitis bila dibiarkan dapat memicu terjadinya kanker hati. Hepatitis juga bisa menular tergantung pada penyebabnya. Perlu diketahui juga, penularan hepatitis ini 100 kali lebih efektif dibanding HIV.

(Foto: Today Show)

BAGIKAN KE MEDIA SOSIAL

YesDok adalah layanan ehealth yang terjangkau dengan platform mobile yang mudah digunakan dan tangguh. Menembus 17.504 pulau dan 260 juta pengguna di Indonesia.

DMCA.com Protection Status

   

INDONESIA
SINGAPORE
YesDok Pte. Ltd.
LAYANAN PENGADUAN KONSUMEN
  Customer Service :
help@yesdok.com
 
Direktorat Jendral Perlindungan Konsumen dan Tertib Niaga-Kementerian Perdagangan RI
: +6285311111010
KONTAK
  Corporate Info :
info@yesdok.com
PANDUAN
FOLLOW US
   

COPYRIGHT ©2022 ALL RIGHTS RESERVED BY YesDok