0 Poin
Olahraga

Berolahraga Saat Menstruasi, Bolehkah?

Masa menstruasi adalah keadaan yang tidak bisa dihindari bagi wanita. Kehadirannya sudah pasti menyakitkan, membuat berhari-hari di kasur, hingga mengganggu jadwal latihan.

Bagi para wanita yang gemar olahraga kerap kali dibingungkan akan kondisi dilematis ini. Lantas bagaimana menyikapi olahraga pada masa menstruasi wanita?

“Menstruasi Anda tidak harus membuat Anda kesal, Anda tidak harus melewatkan sesi latihan. Yang penting konsultasikan dengan dokter sebelum menentukan pilihan,” kata Ahli olahraga NYU Langone Health, Karen Duncan.

Apa cara terbaik untuk mengelola gejala PMS yang menyakitkan saat latihan?

Sebetulnya olahraga ringan hingga sedang, seperti joging, dapat membantu meredakan kram akibat PMS. “Jika Anda mengalami kram saat menstruasi, letakkan botol air hangat di punggung atau perut bagian bawah,” penasehat medis dari New York, Jane van Dis menjelaskan lebih jauh.

Anda tidak perlu ragu-ragu untuk berolahraga. Bisa jadi itu dapat membuat Anda merasa lebih baik secara fisik dan meningkatkan endorfin. Akan tetapi haid dapat berdampak negatif pada latihan Anda mungkin termasuk sakit kepala, kembung, atau diare. Penting membuat rencana jangka panjang agar hari-hari Anda merasa lebih baik.

Van Dis juga menyarankan untuk memeriksa kebiasaan makan Anda. Makanan penuh gula seperti cokelat olahan dan cepat saji dapat memperburuk gejala PMS. Sebaliknya, Anda dapat mengonsumsi makanan nabati dan mengonsumsi biji-bijian, serta menghindari alkohol.

Obat yang dijual bebas seperti ibuprofen dapat membantu meredakan PMS. Namun van Dis selalu menganjurkan pasiennya untuk mencoba modifikasi gaya hidup terlebih dahulu. Tidur cukup juga tidak kalah penting dalam pemulihan Anda.

Jika berlari masih terlalu menyakitkan bagi Anda, lebih baik berolahraga yang lebih ringan. Sepeda statis, jalan kaki, hingga yoga.

“Jika menstruasi Anda menyakitkan sepanjang hari, segeralah konsultasi pada dokter. Hal ini bisa menjadi tanda dari sejumlah masalah medis termasuk masalah tiroid, endometriosis, atau polip serviks,” Duncan menambahkan. 

BAGIKAN KE MEDIA SOSIAL

YesDok adalah layanan ehealth yang terjangkau dengan platform mobile yang mudah digunakan dan tangguh. Menembus 17.504 pulau dan 260 juta pengguna di Indonesia.

DMCA.com Protection Status

HUBUNGI KAMI

   

KONTAK
  Corporate Info :
info@yesdok.com
  Customer Service :
help@yesdok.com
FOLLOW US
   

COPYRIGHT ©2021 ALL RIGHTS RESERVED BY YesDok