0 Poin
Benarkah Bubble Tea (Boba) Berbahaya bagi Kesehatan?

Benarkah Bubble Tea (Boba) Berbahaya bagi Kesehatan?

Bubble tea adalah minuman manis berasal dari asia yang sedang populer dan digemari oleh banyak kalangan muda. Bubble atau pearl atau boba terbuat dari tepung tapioka yang dikombinasikan dengan minuman manis dan disajikan dingin. Bubble memiliki tekstur yang kenyal saat digigit.

Minuman Bubble Tea, itu apa? Bubble tea adalah minuman manis yang tidak berkarbonasi dan tidak beralkohol. Beberapa jenis minuman bubble tea:

  • Teh beraneka rasa
  • Minuman mengandung susu atau yang berbentuk creamy
  • Mengandung pemanis
  • Ada tambahan bola tapioka
  • Minuman memiliki rasa buah-buahan

Selain bubble, umumnya juga ada jenis lain yang ditambahkan dalam minuman seperti jeli dan pudding telur. Selain teh, juga ada minuman lain yang ditambahkan bubble adalah jus buah, kopi dan milk tea.

Kandungan Nutrisi dalam Bubble tea

Bahan utama bubble adalah tepung tapioka, sehingga kandungan utama dalam bubble adalah karbohidrat. 

Bubble memiliki kandungan vitamin dan mineral yang sangat rendah, bahkan bubble juga hanya mengandung sedikit serat. Konsumsi bubble terlalu banyak dapat meningkatkan risiko terjadinya konstipasi atau sembelit.

Berikut rentang jumlah kandungan nutrisi dalam 1 wadah bubble tea:

  • Kalori: 230-450 kalori
  • Karbohidrat: 54-70 gram
  • Gula: 30-70 gram

Jika mengkonsumsi bubble dengan menggunakan teh, maka akan ada kandungan fenol dan polifenol dalam teh yang menguntungkan untuk kesehatan jantung. Namun, mengkonsumsi bubble tea demi manfaat tersebut maka tidak sepadan dengan jumlah asupan pemanis pada bubble tea.

Apakah Bahaya Konsumsi Bubble tea Berlebihan? Berikut beberapa dampak negative mengkonsumsi boba dengan berlebihan.

Peningkatan Berat Badan

Konsumsi bubble tea secara teratur atau berlebihan tanpa penyesuaian asupan kalori harian dapat menyebabkan penambahan berat badan. Kombinasi antara sirup buah, susu dan tapioka dapat meningkatkan jumlah kalori hingga 350-400.

Peningkatan Risiko Sembelit

Seperti telah dijelaskan pada bagian atas, bubble tea mengandung sedikit serat. Hal ini dapat menyebabkan sembelit jika dikonsumsi secara rutin.

Peningkatan Risiko Diabetes

Kadar gula yang sangat tinggi dan kandungan karbohidrat dalam bubble yang tinggi maka menyebabkan minuman ini dapat meningkatkan resiko diabetes. Dan oleh karena itu, bubble tea perlu dihindari oleh penderita diabetes.

(foto: healthline)

BAGIKAN KE MEDIA SOSIAL

YesDok adalah layanan ehealth yang terjangkau dengan platform mobile yang mudah digunakan dan tangguh. Menembus 17.504 pulau dan 260 juta pengguna di Indonesia.

DMCA.com Protection Status

   

INDONESIA
SINGAPORE
YesDok Pte. Ltd.
LAYANAN PENGADUAN KONSUMEN
  Customer Service :
help@yesdok.com
 
Direktorat Jendral Perlindungan Konsumen dan Tertib Niaga-Kementerian Perdagangan RI
: +6285311111010
KONTAK
  Corporate Info :
info@yesdok.com
PANDUAN
FOLLOW US
   

COPYRIGHT ©2022 ALL RIGHTS RESERVED BY YesDok