0 Poin
pelampung leher

Bahaya Penggunaan Pelampung Leher Pada Bayi Saat Berenang

Mengajarkan si kecil untuk berenang sudah bisa dilakukan sejak ia berusia 4-6 bulan. Pada usia yang terbilang masih muda, biasanya saat berenang para orang tua memilih untuk menggunakan alat bantu seperti pelampung leher.

Pelampung leher bukanlah hal yang asing lagi. Namun jarang ada yang mengetahui bahaya dari penggunaan pelampung leher ini. Pelampung leher digunakan untuk menjaga kepala bayi tetap berada di atas air ketika berenang. namun sayangnya, pelampung leher tidak dianjurkan karena membahayakan.

Pelampung leher bisa membuat otot-otot bayi menjadi tegang. Penggunaannya juga dapat mempersempit ruang gerak kepala bayi dan membuatnya tidak nyaman. Bahaya lainnya, menimbulkan tekanan tulang belakang di leher bayi, mengganggu proses saraf penting untuk mengatur refleks bayi ketika duduk dan tengkurap. Serta menghambat perkembangan tulang punggung.

Bahkan bila tidak diperhatikan volume udaranya, pelampung akan kekurangan udara dan mengempis. Bila teledor, penggunaan pelampung yang kekurangan udara ini justru berisiko membuat bayi tenggelam.

“Pelampung bayi yang berisi udara dapat bocor dan berisiko tinggi membuat bayi tenggelam dan menyebabkan kematian,” ujar Kyran Quinlan, seorang profesor di bidang kesehatan anak di Pusat Kesehatan Universitas Rush, seperti dilansir dari laman Good Housekeeping.

Bahkan American Academy of Pediatrics memberikan peringatan pada orang tua akan bahaya penggunaan pelampung dan tidak dirancang aman serratus persen untuk berenang. Anda juga dapat membatasi penggunaan pelampung agar dampak buruknya tidak terlalu signifikan. Agar tetap aman saat berenang, sebaiknya si kecil mulai berenang di kolam kecil sehingga Anda dapat memeganginya.

Bila si kecil harus menggunakan pelampung leher, sebaiknya selalu dalam pengawasan orang dewasa. Anda juga dapat berenang bersama si kecil selama 10-20 menit. Selesai berenang jangan lupa untuk membilas atau memandikan si kecil. perhatikan pula efek yang timbul pasca berenang, apakah kulit si kecil mengalami perubahan seperti gatal-gatal, kemerahan dan iritasi kulit.

(Foto: 3a2ilati)

BAGIKAN KE MEDIA SOSIAL

YesDok adalah layanan ehealth yang terjangkau dengan platform mobile yang mudah digunakan dan tangguh. Menembus 17.504 pulau dan 260 juta pengguna di Indonesia.

DMCA.com Protection Status

   

KONTAK
  Corporate Info :
info@yesdok.com
  Customer Service :
help@yesdok.com
PANDUAN
FOLLOW US
   

COPYRIGHT ©2022 ALL RIGHTS RESERVED BY YesDok