0 Poin
Dampak Negatif Begadang

8 Dampak Negatif Begadang pada Kesehatan Anda

Apakah Anda masih sering melakukan kebiasaan begadang? Jika ya, maka sebaiknya Anda segera meninggalkan kebiasaan ini. Dampak negatif begadang sangat banyak untuk kesehatan tubuh, bahkan termasuk kesehatan seksual Anda.

Saat Anda tidak cukup tidur, ini akan melemahkan sistem kekebalan tubuh Anda. Padahal kekebalan tubuh yang kuat diperlukan untuk menjaga tubuh dari serangan penyakit.

Jika Anda masih kesulitan untuk meninggalkan kebiasaan begadang, maka ketahui dampak negatif begadang berikut ini:

Mudah sakit

Dampak negatif begadang yang pasti akan muncul adalah, Anda jadi lebih mudah sakit. Ini karena kurang tidur dapat melemahkan sistem kekebalan tubuh Anda, dan tubuh jadi kesulitan untuk melawan penyakit.

Kesehatan jantung terganggu

Menurut analisis yang diterbitkan dalam European Heart Journal, durasi tidur yang pendek, kurang dari 5 jam per malam, dan durasi tidur yang terlalu panjang, lebih dari 9 jam per malam, telah terbukti memberikan dampak negatif untuk kesehatan jantung.

Dampak negatif begadang dapat meningkatkan risiko seseorang mengalami penyakit jantung koroner atau stroke.

Meningkatkan risiko kanker

Dampak negatif begadang juga dikaitkan dengan meningkatnya risiko kanker payudara, kanker kolorektal, dan kanker prostat yang lebih tinggi. Pekerja shift malam bisa memiliki risiko ini.

Kesulitan berpikir

Melewatkan satu malam tanpa tidur dapat menyebabkan beberapa masalah kognisi. Kurang tidur dapat membuat Anda lebih sulit untuk berpikir, mengambil keputusan, memecahkan masalah, dan berpikir sesuai nalar.

Melupakan banyak hal

Dampak negatif begadang bisa membuat Anda sering melupakan banyak hal. Ada sebuah penelitian yang menunjukkan bahwa tidur dapat berdampak pada fungsi memori seseorang.

Peneliti berpendapat bahwa tidur sangat penting untuk proses konsolidasi berbagai hal di otak. Kita membutuhkan istirahat yang cukup untuk mengunci informasi baru dan memasukkannya ke memori.

Libido berkurang

Kurang tidur dapat mengurangi gairah seksual seseorang. Dalam satu studi, pria muda yang kurang tidur selama satu minggu, mengalami penurunan kadar testosteron. Tidur selama lima jam atau kurang dari itu, dapat mengurangi kadar hormon seksual sebanyak 10 hingga 15 persen.

Berat badan bertambah

Kurang tidur dapat menyebabkan berat badan bertambah. Sebuah studi meneliti hubungan antara tidur dan berat badan pada 21.469 orang dewasa di atas usia 20 tahun. Orang-orang yang tidur kurang dari 5 jam setiap malam selama berlangsungnya penelitian, cenderung mengalami kenaikan berat badan yang kemudian menjadi obesitas.

Risiko diabetes meningkat

Seiring dengan lingkar pinggang yang membesar, orang yang kurang tidur atau bahkan terlalu banyak tidur, dapat meningkatkan risiko diabetes.

Peneliti memeriksa 10 studi terpisah yang berfokus pada hubungan antara tidur dan diabetes. Temuan mengungkap bahwa 7 hingga 8 jam tidur adalah yang dibutuhkan untuk menghindari masalah insulin yang bisa menjadi penyebab diabetes.

Konsultasi keluhan mengenai masalah kesehatan Anda dengan dokter spesialis di aplikasi YesDok.

(Foto: verywellhealth.com)

BAGIKAN KE MEDIA SOSIAL

YesDok adalah layanan ehealth yang terjangkau dengan platform mobile yang mudah digunakan dan tangguh. Menembus 17.504 pulau dan 260 juta pengguna di Indonesia.

DMCA.com Protection Status

   

INDONESIA
SINGAPORE
YesDok Pte. Ltd.
LAYANAN PENGADUAN KONSUMEN
  Customer Service :
help@yesdok.com
 
Direktorat Jendral Perlindungan Konsumen dan Tertib Niaga-Kementerian Perdagangan RI
: +6285311111010
KONTAK
  Corporate Info :
info@yesdok.com
PANDUAN
FOLLOW US
   

COPYRIGHT ©2023 ALL RIGHTS RESERVED BY YesDok