0 Poin
Daging Steak yang Juicy Bisa Berbahaya bagi Kesehatan

5 Alasan Daging Steak yang Juicy Bisa Berbahaya bagi Kesehatan

Ada banyak penelitian yang menunjukkan efek berbahaya dari mengonsumsi terlalu banyak daging merah. Para ahli kesehatan percaya bahwa mengonsumsi daging merah secara terus menerus, terutama jenis olahannya, dapat menimbulkan ancaman serius bagi kesehatan.

Daging olahan seperti ham, sosis, steak dan bacon dinilai berkontribusi untuk berbagai jenis penyakit seperti masalah jantung, kanker, dan diabetes yang bisa berbahaya dalam jangka panjang. 

Menurut statistik, perdagangan daging merah dan olahan di seluruh dunia sendiri telah meningkat lebih dari 148 persen selama tiga dekade terakhir yang berarti lebih banyak orang yang mengonsumsi daging merah daripada sebelumnya.

Menurut ahli kesehatan, orang yang makan daging merah 16-20 persen lebih banyak, rentan terkena serangan jantung dan stroke, dan berikut adalah alasan kenapa makan daging merah secara konsisten dapat berdampak buruk bagi kesehatan.

1. Daging merah mengubah DNA, dan menyebabkan mutasi

Penelitian telah menunjukkan bahwa daging merah bisa merusak DNA dan menyebabkan kanker kolorektal. Kondisi ini menyebabkan gen bermutasi di usus besar sehingga menyebabkan tumor fatal dan kerusakan alkilasi yang menyebabkan mutasi penyebab kanker.

2. Menyebabkan masalah jantung

Konsumsi daging merah juga dapat menyebabkan masalah jantung, termasuk penyakit jantung koroner dan serangan jantung yang fatal. Daging merah diketahui dapat merusak mikrobioma usus yang menyebabkan peningkatan metabolit. Para ahli telah mendesak orang untuk makan lebih banyak ikan berlemak seperti sarden, mackerel, dan trout untuk meningkatkan fungsi jantung.

3. Daging panggang meningkatkan risiko stroke

Daging merah saat dipanggang pada suhu tinggi menciptakan senyawa yang disebut produk akhir glikasi yang dapat mengganggu fungsi sel normal dalam tubuh, hal tersebut dapat berkontribusi pada pengerasan pembuluh darah dan miokard dan peradangan arteri.

4. Meningkatkan risiko kanker

Banyak penelitian yang menunjukkan bahwa makan daging merah secara teratur dapat meningkatkan risiko kanker atau kematian. Daging merah diyakini bersifat karsinogenik bagi manusia yang menimbulkan risiko berbagai jenis kanker seperti kanker prostat, ginjal, dan perut.

5. Meningkatkan kemungkinan degenerasi makula

Para ahli kesehatan berpendapat bahwa mereka yang secara teratur mengonsumsi daging merah lebih rentan mengalami gangguan kesehatan pada mata seperti degenerasi makula.

(Foto: videohive)

BAGIKAN KE MEDIA SOSIAL

YesDok adalah layanan ehealth yang terjangkau dengan platform mobile yang mudah digunakan dan tangguh. Menembus 17.504 pulau dan 260 juta pengguna di Indonesia.

DMCA.com Protection Status

   

INDONESIA
SINGAPORE
YesDok Pte. Ltd.
LAYANAN PENGADUAN KONSUMEN
  Customer Service :
help@yesdok.com
 
Direktorat Jendral Perlindungan Konsumen dan Tertib Niaga-Kementerian Perdagangan RI
: +6285311111010
KONTAK
  Corporate Info :
info@yesdok.com
PANDUAN
FOLLOW US
   

COPYRIGHT ©2022 ALL RIGHTS RESERVED BY YesDok