0 Poin
3 Vaksin Covid-19 Baru

3 Vaksin Covid-19 Baru Dapat Izin Penggunaan Darurat

Ada 3 vaksin Covid-19 yang baru mendapatkan Izin Penggunaan Darurat (EUA) dari Badan POM, yakni Vaksin Sputnik-V, vaksin Covid-19 Janssen serta Vaksin Convidecia. Penambahan jenis vaksin yang disetujui penggunaan daruratnya akan membantu Indonesia mengamankan ketersediaan vaksin untuk bisa mencapai total target vaksinasi pada lebih dari 208 juta orang.

Pemberian izin penggunaan darurat (EUA/Emergency Use Authorization) ini melengkapi Vaksin Covid-19 lain yang sudah mendapatkan EUA sebelumnya di Indonesia: Vaksin CoronaVac (Sinovac), Vaksin Covid-19 Bio Farma (dari bahan baku produksi Sinovac), Vaksin AstraZeneca, Vaksin Sinopharm, Vaksin Moderna, Vaksin Comirnaty (Pfizer dan BioNTech).

Berikut penjelasan mengenai tiga vaksin Covid-19 baru yang mendapat EUA:

Vaksin Covid-19 Sputnik-V

  • Izin Penggunaan Darurat (EUA) dikeluarkan Badan POM pada 25 Agustus 2021
  • Didaftarkan oleh PT Pratapa Nirmala sebagai pemegang EUA.
  • Dikembangkan The Gamaleya National Center of Epidemiology and Microbiology di Rusia.
  • Menggunakan platform Non-Replicating Viral Vector (Ad26-S dan Ad5-S).
  • Untuk usia > 18 tahun.
  • Disuntikkan 2x (@0,5 mL per dosis) dengan interval 3 minggu (21 hari).
  • Efikasi sebesar 91,6% berdasarkan data uji klinik fase III

Vaksin Covid-19 Janssen

  • Izin Penggunaan Darurat (EUA) dikeluarkan Badan POM pada 7 September 2021.
  • Didaftarkan oleh PT Integrated Health Indonesia (IHI) sebagai pemegang EUA.
  • Dikembangkan Janssen Pharmaceutical Companies.
  • Diproduksi di beberapa fasilitas produksi antara lain: Grand River dan Catalent Indiana (Amerika Serikat) dan Aspen (Afrika Selatan).
  • Menggunakan platform Non-Replicating Viral Vector Adenovirus (Ad26).
  • Untuk usia > 18 tahun.
  • Disuntikkan 1x dengan dosis 0,5 mL
  • Efikasi sebesar 67,2% untuk mencegah semua gejala Covid-19 dan 66,1% mencegah gejala sedang hingga berat pada subjek > 18 tahun.

Vaksin Convidecia

  • Izin Penggunaan Darurat (EUA) dikeluarkan Badan POM pada 7 September 2021.
  • Didaftarkan oleh PT Bio Farma sebagai pemegang EUA.
  • Dikembangkan CanSino Biological Inc. dan Beijing Institute of Biotechnology.
  • Menggunakan platform Non-Replicating Viral Vector Adenovirus (Ad5)
  • Untuk usia > 18 tahun.
  • Disuntikkan 1x dengan dosis 0,5 mL.
  • Efikasi sebesar 65,3% untuk mencegah semua gejala Covid-19 dan 90,1% berikan perlindungan dari gejala berat.

(Foto: reuters)

BAGIKAN KE MEDIA SOSIAL

YesDok adalah layanan ehealth yang terjangkau dengan platform mobile yang mudah digunakan dan tangguh. Menembus 17.504 pulau dan 260 juta pengguna di Indonesia.

DMCA.com Protection Status

HUBUNGI KAMI

   

KONTAK
  Corporate Info :
info@yesdok.com
  Customer Service :
help@yesdok.com
FOLLOW US
   

COPYRIGHT ©2021 ALL RIGHTS RESERVED BY YesDok