0 Poin
Ibu hamil

3 Penyebab Ibu Hamil Lebih Sering Bersin

Tubuh kita mengalami banyak hal dan perubahan selama hamil. Salah satu kondisi yang umum terjadi saat hamil adalah bersin yang menjadi terlalu sering. Banyak ibu hamil yang mencemaskan hal ini, padahal bersin selama masa kehamilan merupakan kondisi yang tak perlu dikhawatirkan dan tidak mengindikasikan ada yang salah pada kondisi bayi atau ibu.

Ada beberapa penyebab bersin terjadi lebih sering selama masa kehamilan, yakni:

Rhinitis kehamilan

Kehamilan menyebabkan banyak perubahan pada tubuh. Perubahan ini dapat menyebabkan kondisi rhinitis kehamilan, yakni suatu kondisi yang memengaruhi 39 persen wanita di beberapa titik selama masa kehamilan mereka.

Rhinitis kehamilan sering kali menyebabkan hidung lebih tersumbat. Kondisi ini bisa berlangsung selama 6 minggu atau bahkan selama masa kehamilan, dan bisa menyebabkan banyak gejala, termasuk peningkatan intensitas bersin.

Selama kehamilan, aliran darah ke selaput lendir meningkat. Hidung kemudian akan menjadi penuh dengan selaput lendir. Aliran darah yang lebih meningkat dapat menyebabkan saluran hidung membengkak, yang kemudian menyebabkan pelepasan cairan ekstra dan hidung tersumbat. Keluarnya cairan dan hidung tersumbat dapat menyebabkan ibu hamil dilanda bersin-bersin.

Amunizer

Kondisi penyakit

Ibu hamil memiliki sistem kekebalan tubuh yang lebih lemah sehingga lebih rentan terkena flu , pilek, atau penyakit lainnya. Penyakit ini bisa bertahan lebih lama dan lebih parah jika dibandingkan saat dalam kondisi tidak hamil.

Ketika seseorang sedang tidak hamil, tubuh mereka biasanya bereaksi dengan cepat saat ada kuman penyebab penyakit yang masuk. Sementara selama kehamilan, sistem kekebalan tubuh merespons dengan lebih lambat dan lembut.

Pilek biasanya tidak berbahaya selama masa kehamilan, tetapi flu atau penyakit lain yang menyebabkan demam bisa berbahaya bagi kondisi ibu dan bayi. Jika bersin yang dialami oleh ibu hamil merupakan salah satu gejala flu atau penyakit lainnya, segera hubungi dokter dan periksakan kondisi tubuh untuk menghindari kemungkinan yang membahayakan ibu dan bayi dalam kandungan.

Alergi

Reaksi alergi dapat menyebabkan bersin dan gejala pernapasan atas lainnya. Hal ini juga tetap berlaku bagi ibu hamil yang memiliki alergi. Hindarilah hal-hal yang menjadi pemicu alergi (alergen) agar reaksi alergi tak sampai mengganggu kondisi tubuh Anda dan bayi dalam kandungan.

(Foto: parenting.firstcry.com

Amunizer
BAGIKAN KE MEDIA SOSIAL

YesDok adalah layanan ehealth yang terjangkau dengan platform mobile yang mudah digunakan dan tangguh. Menembus 17.504 pulau dan 260 juta pengguna di Indonesia.

DMCA.com Protection Status

HUBUNGI KAMI

   

KONTAK
  Corporate Info :
info@yesdok.com
  Customer Service :
help@yesdok.com
FOLLOW US
   

COPYRIGHT ©2020 ALL RIGHTS RESERVED BY YesDok